Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Presiden AS Trump ingin mengenakan tarif pada anggur UE, tegaskan kembali minatnya pada Greenland
Friday, 14 March 2025 00:29 WIB | GLOBAL ECONOMIC |ECONOMICEropa

Setelah gagal dalam rencananya untuk menggandakan tarif pada Kanada, yang membuat Kanada bersiap untuk membalas dengan kenaikan tajam pada biaya energi yang diekspor dari provinsi Ontario ke AS, Presiden AS Donald Trump mengalihkan fokus tarifnya ke Uni Eropa, tetapi tetap mempertahankan strategi yang sama.

Kebuntuan singkat Donald Trump terhadap Kanada membuat tetangga AS di utara itu tidak memberikan konsesi apa pun. Kanada sekarang bersiap untuk mengenakan paket tarif strategis terhadap barang-barang utama AS sebagai balasan atas tarif baja dan impor AS yang mulai berlaku minggu ini, dan ketentuan perdagangan di bawah perjanjian perdagangan USMCA tetap tidak berubah. Sekarang, Presiden Trump ingin menekan Uni Eropa, yang mengenakan tarif balasannya sendiri pada produk wiski AS sebagai tanggapan atas tarif baja pemerintah AS.
Donald Trump mengancam melalui unggahan media sosial pada Kamis pagi bahwa ia akan berusaha mengenakan tarif 200% pada anggur dan sampanye Eropa. Donald Trump kemudian melanjutkan posting di akun Truth Social miliknya, sekali lagi menyatakan bahwa telur, minyak mentah, dan suku bunga semuanya "turun", sementara juga mencoba mengubah citra "Perdagangan Bebas" AS menjadi "Perdagangan Bodoh" (sic).

Presiden Trump juga kembali ke idenya untuk mengambil Greenland, wilayah otonom, dari Denmark, baik secara sengaja atau tidak sengaja menyebutnya sebagai "aneksasi".(Cay)

Source: Fxstreet

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS